Sukawening Desa Digital
Terdepan dalam akses pelayanan dan Transparansi Informasi
Baca SelanjutnyaTerdepan dalam akses pelayanan dan Transparansi Informasi
Baca Selanjutnya
Foto Model Bumdes
Fakta-utama
BUMDes Sukawening mengalokasikan sekitar 20 % dari Dana Desa Tahun 2025 untuk program ketahanan pangan, yang salah satunya adalah budidaya ayam petelur.
Mereka telah memelihara sekitar 1.050 ekor ayam dari target 1000 ekor untuk tatun 2025.
Anggaran yang digunakan sebesar 272.015.000 (Dua Ratus Tujuh Puluh Dua juta Lima Belas ribu Rupiah)
Siklus produksinya: setelah ayam masuk ke kandang baterai, dalam sekitar 25 minggu produksi telur sudah stabil.
Aspek teknis: manajemen air minum ayam diperhatikan — “air minum tidak boleh sembarangan” agar ayam tetap sehat.
Mengapa ini dianggap sebagai “ketahanan pangan desa” dan “ramah lingkungan”
Ketahanan pangan desa: Dengan memproduksi telur di tingkat Desa Sukawening tidak hanya menjadi konsumen pangan tetapi juga produsen lokal. Ini membantu mengurangi ketergantungan pasokan luar dan memperkuat kemandirian pangan.
Ramah lingkungan: Meskipun tidak semua detail lingkungan spesifik dijelaskan dalam sumber, beberapa indikator: perhatian pada sanitasi air minum ayam, pengelolaan kandang secara terencana, keterlibatan warga desa sebagai tenaga kerja — semua ini mendukung praktik yang lebih tertata dan berkelanjutan (dibanding usaha peternakan tradisional yang mungkin kurang pengelolaan lingkungan).
Keterlibatan warga dan ekonomi lokal: Program ini membuka lapangan kerja di desa dan memperkuat ekonomi lokal — komponen penting dalam konsep desa mandiri pangan dan ekonomi.
Tantangan & Catatan Penting
Walaupun disebut “ramah lingkungan”, keterangan spesifik seperti sistem limbah kandang, pengendalian bau, maupun dampak lingkungan sekitar belum banyak dijelaskan dalam laporan publik yang saya temukan.
Keberlanjutan usaha akan sangat tergantung pada manajemen: mencakup kesehatan ayam, pakan, sanitasi kandang, pemasaran yang lancar, dan pengelolaan dana yang transparan.
Target masih dalam proses pencapaian (1.050 ekor akhir 2025) — risiko produksi/teknis masih ada (misalnya kematian ayam, fluktuasi harga telur).
Karena skala belum sangat besar, potensi ekspansi dan dampak yang lebih luas tergantung bagaimana usaha ini dikembangkan ke seluruh RW atau desa-sekitar.
Rekomendasi Untuk Mendukung Keberhasilan
Pelatihan teknis untuk pengelola dan tenaga peternakan (kesehatan ayam, pakan, sanitasi) agar angka kematian rendah dan produktivitas optimal.
Sistem pengelolaan lingkungan (limbah kandang, kontrol bau, sistem air) agar benar-benar “ramah lingkungan” dan tidak menimbulkan konflik warga sekitar.
Rencana pemasaran yang jelas agar produksi telur bisa terserap pasar dengan baik — termasuk kerja sama dengan koperasi, pasar tradisional, atau program pemerintah lokal.
Pengembangan skala dan diversifikasi: jika peternakan ayam petelur berjalan baik, BUMDes bisa mempertimbangkan unit‐usaha lain (misalnya unggas lain, sayuran, atau integrasi peternakan ikan) agar man
Desa Sukawening Website desa dibangun dengan tujuan sebagai media pelayanan publik resmi desa, yang dibangun dan dikelola oleh tim desa setempat. Dengan memanfaatkan website penyelenggaraan pelayanan publik dapat dilakukan secara cepat dan mudah
Sosial Media Desa
Office : Jl. Cimoboran-Kelapa Tujuh RT. 01/01 Desa Sukawening Kecamatan dramaga Bogor 16680
Senin - Jumat
08.00 - 16.00
+62 821-2423-48
pemdes.sukawening@gmail.com